Saat di lokasi Anggota DPRD Bakri Tahir dan Hamka Pasau menemukan tidak ada saluran pembuangan air yang mengarah ke kanal sehingga air merendam rumah-rumah warga. Keduanya menyarankan ke Pihak Developer Perumahan Griya Golden untuk membuat saluran berupa drainase.
Menurut Aidil warga setempat sejak adanya Perumahan Griya Golden wilayahnya menjadi langganan banjir, Sebanyak 50 rumah tergenang bila hujan datang dikarenakan bangunan perumahan lebih tinggi dari pemukiman warga.
"Satu jam saja hujan, air sudah menggenangi rumah kami Pak. ini karena tidak ada lagi tempat resapan air. dulu perumahan Griya golden itu tempat resapan air, letaknya berbatasan dengan kanal. sehingga tiap hujan datang, air mengalir ke sana,'' ujar Aidil.
"Satu jam saja hujan, air sudah menggenangi rumah kami Pak. ini karena tidak ada lagi tempat resapan air. dulu perumahan Griya golden itu tempat resapan air, letaknya berbatasan dengan kanal. sehingga tiap hujan datang, air mengalir ke sana,'' ujar Aidil.
Aidil Subair tidak sepenuhnya menyalahkan pihak pengelola perumahan, Ia menitik beratkan permasalahan ini ke pemerintah, seharusnya sebelum mengeluarkan ijin membangun terlebih dahulu menurunkan tim menganalisa dampak yang ditimbulkan.
"Masalah perijinannya dulu harus diperiksa, jangan sampai tidak ada ijin prinsipnya atau ijin-ijin lainnya," kata Aidil. (tri)
"Masalah perijinannya dulu harus diperiksa, jangan sampai tidak ada ijin prinsipnya atau ijin-ijin lainnya," kata Aidil. (tri)
0 comments:
Post a Comment